FT Social - IPS
📚 IPS Final Test — Kisi-Kisi Answers
Kelas: 8 | Semester: 2 | Kurikulum: Merdeka | TA: 2025–2026 Sekolah: SMP Pilar Bangsa
Tags
#IPS #Kelas8 #Semester2 #FinalTest #Ekonomi #DemografiPenduduk #PerdaganganInternasional
🗂️ Daftar Isi
Pilihan Ganda (PG)
No. 1 — Lembaga Kerjasama Ekonomi Internasional di Bawah Naungan PBB
Indikator: Siswa dapat mengidentifikasi lembaga kerjasama Ekonomi Internasional di dalam naungan PBB
Lembaga-lembaga di bawah naungan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa):
- IMF – International Monetary Fund
- World Bank – Bank Dunia
- WTO – World Trade Organization
- FAO – Food and Agricultural Organization
- ILO – International Labour Organization
- UNDP – United Nations Development Programme
No. 2 & 9 — Jenis-Jenis Pembayaran Ekspor dan Impor
Indikator: Siswa dapat menyebutkan jenis-jenis pembayaran ekspor dan impor dalam perdagangan internasional
| No. | Metode Pembayaran | Keterangan |
|---|---|---|
| 1 | Advance Payment (Pembayaran di Muka) | Importir bayar dulu sebelum barang dikirim |
| 2 | Letter of Credit (L/C) | Jaminan pembayaran bersyarat dari bank importir |
| 3 | Wesel Inkaso / Collection Draft | Pengiriman dokumen ekspor melalui bank; kondisi D/P dan D/A |
| 4 | Open Account (Perhitungan Kemudian) | Pembayaran dilakukan setelah barang diterima (30/60/90 hari) |
| 5 | Konsinyasi | Eksportir kirim barang dulu, pembayaran sesuai hasil penjualan |
- Opener = Importir (pembeli)
- Issuer = Bank yang menyetujui dan mengeluarkan L/C
- Penjual = Eksportir
- Confirming Bank = Bank di negara eksportir
No. 3 — Kebijakan Pemerintah pada Masa Reformasi
Indikator: Siswa dapat mengidentifikasi kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah pada masa Reformasi
Masa Presiden B.J. Habibie:
- Memisahkan Bank Indonesia dari kendali pemerintah → menjadi lembaga independen
- Melikuidasi bank-bank bermasalah
- Mengatur ulang utang swasta (domestik & luar negeri)
Masa Abdurrahman Wahid:
- Penguatan sektor usaha mikro
Masa Megawati Soekarnoputri:
- Penjadwalan ulang utang Indonesia
- Restrukturisasi keuangan
- Perekonomian tumbuh 3,7% (2002)
Masa SBY:
- Kebijakan stabilitas ekonomi makro
- Program Bantuan Langsung Tunai (BLT)
No. 5 — Perbedaan Akulturasi dan Asimilasi
| Aspek | Akulturasi | Asimilasi |
|---|---|---|
| Definisi | Percampuran dua budaya | Percampuran dua budaya hingga melebur |
| Budaya Asli | Tetap ada / tidak hilang | Hilang / larut |
| Contoh | Batik motif Tionghoa-Jawa | Orang asing yang sepenuhnya mengadopsi budaya Indonesia |
No. 6 & 7 — Kebijakan Perdagangan Internasional
Indikator: Siswa dapat menyebutkan istilah kebijakan perdagangan internasional di bidang impor dan ekspor
Kebijakan di Bidang Impor
- Tarif → pajak/bea untuk barang impor
- Kuota → pembatasan jumlah barang impor
- Subsidi → bantuan keuangan pemerintah kepada produsen dalam negeri
- Larangan Impor → melarang masuknya barang tertentu dari luar negeri
Kebijakan di Bidang Ekspor
- Diskriminasi Harga → harga berbeda untuk negara yang berbeda
- Pemberian Premi/Subsidi → bantuan biaya produksi + pembebasan pajak untuk eksportir
- Dumping → harga jual di luar negeri lebih murah dari harga dalam negeri
- Politik Dagang Bebas → kebebasan ekspor dan impor tanpa hambatan
- Larangan Ekspor → melarang ekspor barang tertentu
No. 8 — Bentuk-Bentuk Integrasi Sosial
Indikator: Siswa dapat menyebutkan bentuk-bentuk integrasi sosial dan contohnya
| Bentuk | Definisi | Contoh |
|---|---|---|
| Integrasi Normatif | Berdasarkan norma dan nilai bersama | Masyarakat mematuhi hukum negara |
| Integrasi Fungsional | Karena fungsi masing-masing pihak saling melengkapi | Dokter dan pasien, petani dan pedagang |
| Integrasi Koersif | Melalui paksaan/kekuasaan | Kebijakan pemerintah yang wajib dipatuhi |
No. 10 — Negara-Negara dalam Perundingan Tokyo Club
Indikator: Siswa dapat menyebutkan negara-negara yang terlibat dalam perundingan Tokyo Club
Perundingan Tokyo Club → 19–20 September 1966, membahas penangguhan pembayaran utang luar negeri Indonesia
Negara-negara yang terlibat:
- 🇯🇵 Jepang
- 🇬🇧 Inggris
- 🇺🇸 Amerika Serikat
- 🇫🇷 Prancis
- 🇮🇹 Italia
- 🇩🇪 Jerman Barat
- 🇳🇱 Belanda
No. 11 — Lembaga di Luar PBB yang Menstabilkan Pasar Minyak
OPEC — Organization of Petroleum Exporting Countries
- Didirikan: 14 September 1960, Baghdad, Irak
- Pendiri: Irak, Iran, Kuwait, Arab Saudi, Venezuela
- Misi: mengoordinasikan kebijakan perminyakan & memastikan stabilitas pasar minyak
No. 12 — Sistem Ekonomi pada Masa Demokrasi Terpimpin
Etatisme (statism)
- Negara sebagai pusat kekuasaan ekonomi
- Seluruh kegiatan ekonomi diatur dan dikendalikan pemerintah
- Berlaku sejak Dekret Presiden 1959 hingga 22 Februari 1967
No. 16 — Tempat Berdirinya ASEAN
Bangkok, Thailand — 8 Agustus 1967
Anggota awal: Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina
No. 17 — Bonus Demografi
Bonus Demografi = kondisi saat jumlah penduduk usia produktif lebih besar dari usia nonproduktif
No. 18 — Faktor Pendukung Kelahiran (Pro-Natalitas)
- a) Pernikahan pada usia muda
- b) Tingkat kesehatan yang baik
- c) Asumsi banyak anak = banyak rezeki
- d) Kebutuhan tenaga kerja di daerah agraris tradisional
- e) Kurangnya informasi tentang program KB
- f) Keinginan memperoleh anak laki-laki sebagai penerus keluarga
No. 19 — Cikal Bakal AEC / MEA
AFTA (1992) → cikal bakal → AEC / MEA
- AFTA = ASEAN Free Trade Area (disepakati 1992)
- AEC = ASEAN Economic Community
- MEA = Masyarakat Ekonomi ASEAN
- Tujuan: mengintegrasikan kawasan ekonomi ASEAN sebagai pasar tunggal berdaya saing tinggi
No. 20 — Istilah Pertumbuhan Ekonomi Lambat
Stagnasi Ekonomi = periode pertumbuhan ekonomi yang lambat
Terjadi saat penuaan penduduk dibarengi perlambatan pertumbuhan → beban ekonomi meningkat
Isian
No. 1 — Menghitung Angka Migrasi Masuk
Keterangan:
= Angka migrasi masuk per 1.000 penduduk = Jumlah migran masuk = Jumlah penduduk pertengahan tahun = Konstanta (1.000)
Contoh:
Penduduk = 5.000.000 jiwa; Migran masuk = 40.000 jiwa
No. 2 — Manfaat Perdagangan Internasional
- Mendapatkan devisa → dari kegiatan ekspor
- Memperluas kesempatan kerja → produksi ekspor butuh tenaga kerja
- Menstabilkan harga → impor barang langka menstabilkan pasar
- Meningkatkan kualitas konsumsi → akses ke produk lebih baik
- Mempercepat alih teknologi → transfer teknologi dari negara maju
No. 3 — Pengertian Subsidi
Subsidi = bantuan keuangan yang diberikan pemerintah kepada produsen dalam negeri untuk meningkatkan daya saing, agar harga produk dalam negeri dapat bersaing dengan produk impor.
No. 4 — Nama Lain Demokrasi Liberal
Demokrasi Parlementer
- Berlangsung: 17 Agustus 1950 – 5 Juli 1959
- Menggunakan UUDS 1950
No. 6 — Nama Uang Awal Kemerdekaan RI
- ORI = Oeang Repoeblik Indonesia (Oktober 1946)
- ORIDA = Oeang Repoeblik Indonesia Daerah (Oktober 1946)
Sebelumnya berlaku: mata uang De Javasche Bank, mata uang pemerintah Hindia Belanda, dan mata uang pendudukan Jepang
No. 13 — Kegunaan Sensus Penduduk
- Mengetahui jumlah dan persebaran penduduk
- Dasar perencanaan pembangunan nasional
- Mengetahui komposisi penduduk (usia, jenis kelamin, pekerjaan)
- Dasar penetapan kebijakan kependudukan
No. 14 — Contoh Jenis-Jenis Konflik
| Jenis Konflik | Contoh |
|---|---|
| Konflik individu | Pertengkaran dua teman |
| Konflik kelompok | Tawuran antar kampung |
| Konflik antar kelas sosial | Buruh vs. majikan |
| Konflik rasial | Diskriminasi berdasarkan ras |
| Konflik internasional | Perang antar negara |
No. 16 — Faktor Pendorong Integrasi Sosial
- Toleransi terhadap perbedaan
- Kesempatan yang sama dalam bidang ekonomi
- Adanya musuh/ancaman bersama dari luar
- Perkawinan campuran (amalgamasi)
- Adanya konsensus nilai dan norma bersama
No. 17 — Istilah untuk Kondisi Bonus Demografi (sudah di PG No. 17)
Bonus Demografi
Uraian
Uraian 1 — Perbedaan Individu sebagai Faktor Penyebab Konflik
Pengertian: Perbedaan individu adalah perbedaan dalam hal pendirian, perasaan, pendapat, atau kepentingan antara satu orang dengan orang lain. Setiap manusia memiliki kepribadian dan cara pandang yang unik. Ketika perbedaan ini tidak dapat dikompromikan, terjadilah konflik.
Contoh:
Dua anggota kelompok belajar berbeda pendapat mengenai cara mengerjakan tugas. Satu ingin presentasi, yang lain ingin membuat poster. Karena masing-masing mempertahankan pendapatnya tanpa mau mendengarkan, terjadilah pertengkaran di antara mereka.
Uraian 2 — Hubungan Perbedaan Teknologi dengan Perdagangan Internasional
Perbedaan teknologi antar negara mendorong terjadinya perdagangan internasional karena:
- Negara berteknologi maju → produksi barang berkualitas tinggi dengan biaya murah
- Negara berteknologi rendah → tidak mampu memproduksi barang tertentu secara efisien
- Kedua pihak saling melengkapi melalui ekspor-impor
Contoh dari buku:
Indonesia mengimpor pesawat terbang dari Prancis karena teknologi pembuatan pesawat Prancis jauh lebih maju.
Uraian 3 — Peran IPTEK dalam Kegiatan Produksi
IPTEK berperan dalam:
- Meningkatkan efisiensi → mesin produksi modern menggantikan tenaga manusia
- Meningkatkan kualitas dan kuantitas → barang diproduksi lebih banyak, lebih cepat, lebih murah
- Mendorong pertumbuhan ekonomi → percepatan laju pembangunan ekonomi nasional
- RI Pertama (abad ke-18): mesin uap → produksi mekanis
- RI Kedua (abad ke-19): listrik → industrialisasi massal
- RI Ketiga & Keempat: digital & AI → otomatisasi
Uraian 4 — Menghitung Pertumbuhan Penduduk Total
Rumus: $$P = (L - M) + (I - E)$$
Rumus Persentase: $$\text{Persentase Pertumbuhan Total} = \frac{(L-M)+(I-E)}{P_o} \times 100%$$
Keterangan:
= Jumlah pertumbuhan penduduk total = Jumlah kelahiran = Jumlah kematian = Jumlah imigrasi (masuk) = Jumlah emigrasi (keluar) = Jumlah penduduk di tahun awal
Contoh (Kota A, 2022):
L = 1.300, M = 200, I = 350, E = 50 P = (1.300 − 200) + (350 − 50) = 1.100 + 300 = 1.400 jiwa Persentase = (1.400 / 20.000) × 100% = 7%
Uraian 5 — Integrasi Sosial dan Homogenitas Kelompok
Hubungannya: Semakin homogen suatu kelompok masyarakat (memiliki kesamaan suku, agama, bahasa, nilai), maka proses integrasi sosial akan lebih mudah dan cepat terjadi.
Sebaliknya, masyarakat yang heterogen membutuhkan usaha lebih besar untuk mencapai integrasi karena perbedaan latar belakang berpotensi menimbulkan konflik.
Solusi untuk masyarakat heterogen:
Indonesia mengatasi keberagaman melalui semboyan Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila sebagai ideologi pemersatu.
Uraian — Tugas Bappenas (Isian No. 8)
Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) dibentuk tahun 1963 (sebelumnya: Depernas, 1959).
Tugas Bappenas:
- Menyusun rencana pembangunan jangka panjang
- Menyusun rencana tahunan (nasional maupun daerah)
- Mengawasi laporan pelaksanaan pembangunan
- Menyiapkan dan menilai mandataris untuk MPRS
Uraian — Peralihan Kekuasaan Masa Orde Baru (Isian No. 10)
- Orde Baru dimulai sejak peralihan kekuasaan dari Presiden Soekarno kepada Jenderal Soeharto
- Dasar hukum: TAP MPRS No. IX/MPRS/1966 pada 22 Februari 1967
- Soeharto menyatakan berhenti sebagai Presiden RI pada 21 Mei 1998
- Dipicu oleh: krisis ekonomi 1997, nilai rupiah anjlok ~80%, demonstrasi mahasiswa menuntut reformasi
Uraian — Demonstrasi Mahasiswa 1966 (Isian No. 18)
Tritura = Tri Tuntutan Rakyat
Isi Tritura:
- Pembubaran PKI
- Pembersihan Kabinet Dwikora dari unsur PKI
- Penurunan harga / perbaikan ekonomi
Uraian — Cara Pemerintah Menanggulangi Krisis 1998 (Isian No. 19)
Untuk menanggulangi krisis keuangan dan mengurangi beban anggaran negara tahun 1998, pemerintah:
- Menaikkan harga BBM (Bahan Bakar Minyak)
- Kebijakan ini mengakibatkan kenaikan harga barang pokok (sembako)
- Memicu aksi protes besar-besaran mahasiswa dan masyarakat
Konflik Sosial & Integrasi (Bab Lain)
Bentuk Pengendalian Konflik (PG No. 4)
- Konsiliasi → pertemuan pihak yang berkonflik untuk mencapai kesepakatan
- Mediasi → penengah (mediator) membantu mencari solusi
- Arbitrasi → pihak ketiga yang berwenang memutuskan penyelesaian
- Ajudikasi → penyelesaian melalui pengadilan
- Koersi → penyelesaian dengan paksaan/kekuatan
- Toleransi → saling menghargai perbedaan
- Stalemate → kedua pihak berhenti karena kekuatan seimbang
Pengendalian Konflik Menurut George Simmel (Isian No. 20)
Menurut Georg Simmel, konflik dapat berakhir melalui tiga cara:
- Kemenangan salah satu pihak
- Kompromi / Perdamaian → kedua pihak sepakat masing-masing mengalah sebagian
- Rekonsiliasi → kedua pihak berdamai dan memulihkan hubungan
Segi Positif Konflik (Uraian No. 10)
Konflik tidak selalu negatif. Segi positif konflik antara lain:
- Mendorong inovasi dan perubahan sosial
- Memperjelas norma dan aturan yang berlaku
- Meningkatkan solidaritas dalam kelompok yang menghadapi konflik bersama
- Menjadi saluran penyampaian ketidakpuasan secara terbuka
- Mendorong tercapainya keseimbangan kekuasaan
Masalah Indonesia pada Masa Demokrasi Liberal (Uraian No. 17)
Masalah jangka pendek:
- Meningkatnya jumlah uang beredar → inflasi
- Kenaikan biaya hidup
Masalah jangka panjang:
- Pertambahan penduduk yang tinggi
- Rendahnya kualitas hidup masyarakat
Upaya penyelesaian:
- Gunting Syafruddin (pemotongan nilai uang)
- Program Benteng (membangun pengusaha nasional)
- Nasionalisasi perusahaan asing
- RPLT (Rencana Pembangunan Lima Tahun) 1956–1961
📋 Ringkasan Cepat — Cheat Sheet
Masa-Masa Ekonomi Indonesia
| Periode | Ciri Khas | Masalah Utama |
|---|---|---|
| Awal Kemerdekaan | Hiperinflasi, blokade Belanda | Peredaran uang Jepang tak terkendali |
| Demokrasi Liberal (1950–1959) | Gunting Syafruddin, Program Benteng | Inflasi, defisit anggaran |
| Demokrasi Terpimpin (1959–1967) | Etatisme, Bappenas, sanering | Inflasi tinggi, Ganefo |
| Orde Baru (1967–1998) | Pelita, PJPT I & II, swasembada beras | Krisis 1997, KKN |
| Reformasi (1998–kini) | BI independen, BLT, restrukturisasi | Utang swasta, pengangguran |
Rumus-Rumus Penduduk
| Rumus | Formula |
|---|---|
| Pertumbuhan Penduduk Total | |
| Persentase Pertumbuhan | |
| CBR (Angka Kelahiran Kasar) | |
| CDR (Angka Kematian Kasar) | |
| Migrasi Masuk | |
| Migrasi Keluar |
Lembaga Kerjasama Ekonomi
| Lembaga | Di bawah PBB? | Fokus |
|---|---|---|
| IMF | ✅ | Stabilitas keuangan internasional |
| World Bank | ✅ | Pengentasan kemiskinan, pembangunan |
| WTO | ✅ | Perdagangan dunia |
| FAO | ✅ | Pangan dan pertanian |
| ILO | ✅ | Ketenagakerjaan |
| UNDP | ✅ | Pembangunan manusia |
| OPEC | ❌ | Stabilitas pasar minyak |
| OECD | ❌ | Kerjasama ekonomi & pembangunan |
| ASEAN | ❌ | Kerjasama regional Asia Tenggara |
| APEC | ❌ | Kerjasama ekonomi Asia-Pasifik |
| ADB | ❌ | Pembangunan Asia |
| APO | ❌ | Produktivitas Asia-Pasifik |
Sumber: Buku IPS SMP/MTs Kelas VIII, Bab 4 — Pembangunan Perekonomian Indonesia (hal. 262–328) Dibuat untuk persiapan Final Test Semester 2, TA 2025–2026